Banjir di 3 negara pada 1 minggu kemarin Cina, Jepang dan India

Banjir di jepang 

Wilayah Tohoku di Jepang, khususnya prefektur Yamagata dan Akita, mengalami banjir besar akibat curah hujan ekstrem yang melanda sejak kemarin. Di prefektur Yamagata, sungai Mogami meluap, menyebabkan wilayah Kurataka di desa Tozawa terendam air. Banyak rumah di daerah ini terendam lumpur, membuat jalan-jalan sulit dilalui. Tanah longsor yang terjadi memperburuk keadaan, menghancurkan beberapa bangunan hingga lantai pertama bangunan keluar dari fondasi. Tim penyelamat terus berjuang membersihkan lumpur dari rumah-rumah dan jalan-jalan, meskipun hujan deras masih berlanjut. 



Di prefektur Akita, banjir menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya hilang. Banjir ini juga merusak infrastruktur penting dan menyebabkan evakuasi massal penduduk setempat. Di kota Shinjo, Yamagata, sebuah patroli polisi yang membawa dua petugas tersapu oleh banjir. Salah satu petugas ditemukan tewas, sementara yang lainnya masih hilang. Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan, meskipun kondisi cuaca yang buruk menghambat operasi ini. Bencana ini menunjukkan peningkatan frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem di wilayah Jepang, menekankan pentingnya persiapan dan respons cepat terhadap bencana alam.

Sumber https://youtu.be/IMJkYDWLP24?si=cZjl2TgOZvsiX9X0


Banjir di India 

Delhi dan Mumbai dihadapkan dengan kondisi parah akibat hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir. Di Delhi, banyak area yang tergenang air, menyebabkan kemacetan lalu lintas parah. Khususnya di Shanti Path, yang merupakan area diplomatik, air menggenang seperti sungai kecil, menghambat laju kendaraan. Hujan deras yang terjadi tak hanya merendam jalan-jalan utama seperti Janpath Road dan Panchsheel Marg, tetapi juga membuat kendaraan terjebak dalam kemacetan panjang. Kondisi ini mengakibatkan aktivitas sehari-hari warga terganggu, dengan banyak yang terpaksa berjalan kaki untuk mencapai tujuan mereka.



Sementara itu, di Mumbai, situasinya tak kalah serius. Hujan yang berlangsung sejak Rabu malam menyebabkan banjir di berbagai daerah, bahkan mengganggu operasional Bandara Mumbai dengan pembatalan dan pengalihan sejumlah penerbangan. Beberapa wilayah seperti Andheri dan Dahisar mengalami genangan air hingga setinggi lutut, mengganggu mobilitas warga. Di Pune, empat orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir, dan sekitar 20 kawasan perumahan tergenang air. Pemerintah setempat bersama tim penyelamat melakukan operasi evakuasi, menyelamatkan warga yang terjebak banjir dan menyediakan air bersih untuk mereka.

Sumber https://youtu.be/liIM_34WKT4?si=H3km8tafPxRUa-IX


Banjir di cina 


20 juli 2024 Menurut laporan dari televisi nasional Tiongkok, sebagian dari jembatan jalan raya di Tiongkok runtuh tadi malam, menyebabkan kecelakaan. Dalam video tersebut, jembatan itu runtuh setengah jalan, berubah menjadi sungai coklat keruh. Anda bisa melihatnya jatuh. Diduga, jembatan itu runtuh akibat banjir bandang yang dipicu oleh hujan deras. Dilaporkan, kecelakaan ini menyebabkan 12 orang tewas. Tim penyelamat diperkirakan akan tiba sekitar pukul 5 pagi hari ini. Dilaporkan bahwa mobil-mobil telah ditarik, tetapi masih ada lebih dari 30 orang yang hilang. Presiden Jinping menyatakan akan melakukan segala upaya untuk melaksanakan operasi penyelamatan. Kedua pihak dilaporkan telah memberikan instruksi untuk mencegah bencana susulan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kekuatan Hubungan di 2024: Trump Menyambut Netanyahu, Obama Mendukung Harris

Kesiapan ISR@€L Menghadapi Ancaman

Kisah Jimin BTS: Menggabungkan Seni Bela Diri dan Kehidupan Militer